FAQ GandengTangan

Kami Siap Membantu
FAQ (Tanya Jawab)
  • Secara Umum
  • Untuk Pendana
  • Untuk Penerima

Pertanyaan Umum

Apa itu GandengTangan?

GandengTangan adalah platform yang menghubungkan para pengusaha mikro yang membutuhkan pembiayaan modal dengan para pendana yang ingin memberikan dampak sosial secara aman dan transparan, melalui pengembangan dana berbasis peer-to-peer lending (P2P Lending). Pada 1 Februari 2019, GandengTangan telah terdaftar dan diawasi OJK dengan nomor surat tanda bukti terdaftar S-63/NB.213/2019⁣⁣.

Apa Tujuan Didirikannya GandengTangan?

Kami memiliki tujuan dalam mengentas kemiskinan sekaligus meningkatkan ekonomi mikro Indonesia dengan memberikan akses pembiayaan modal terhadap pengusaha usaha mikro di pedesaan maupun perkotaan.

Bagaimana Skema Pembiayaan di GandengTangan?

GandengTangan menggunakan skema pembiayaan crowdlending atau biasa dikenal dengan P2P Lending, yaitu penggalangan dana pinjaman secara kolaborasi dari masyarakat untuk pengusaha mikro pilihan yang ada di GandengTangan secara aman dan mudah. Tenor pengembalian dana dimulai dari 4 minggu hingga 48 minggu, sesuai dengan proyek usaha mikro yang dipilih.

Apa itu Peer-to-peer Lending?

P2P lending adalah platform yang menjembatani antara pengusaha mikro, yang membutuhkan modal usaha dengan masyarakat yang mau melakukan pendanaan online. GandengTangan menjadi salah satu pionir platform P2P Lending, yang mempertemukan para pengusaha mikro (Peminjam) dengan masyarakat lewat pendanaan online (Pendana).

Dalam P2P lending ini ada beberapa penamaan atau sebutan, salah satunya adalah Peminjam atau Borrower, yang ditujukan kepada para pengusaha mikro yang membutuhkan modal. Sedangkan masyarakat yang melakukan pendanaan online adalah orang yang memberikan pinjaman untuk pengusaha mikro atau biasa disebut dengan Lender.

Siapa Tim yang Ada di GandengTangan?

Dalam mencapai tujuan GandengTangan, kami memiliki tim yang aktif, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, profesional, dan ahli di bidangnya masing-masing. Tim kami dibagi menjadi 6 divisi, yaitu HCGA, marketing, risk & compliance, IT, product development, dan business development. Di luar divisi tersebut, kami memiliki anggota tim dan penasehat strategis yang telah berkecimpung lebih dari 15 tahun dalam dunia keuangan, management consulting, dan pendanaan.

Apa Latar Belakang dari GandengTangan?

GandengTangan pertama kali tercetus ketika Jezzie Setiawan, founder GandengTangan menemukan riset dari McKinsey yang memprediksi bahwa Indonesia akan menjadi negara ke-7 terbesar pada tahun 2030. Di saat yang bersamaan, ia menemukan data fakta pertama bahwa lebih dari 50% penduduk di Indonesia masih hidup di bawah $2, yang merupakan indikator angka kemiskinan yang dipakai di dunia. Jika prediksi Indonesia menjadi negara ke-7 di dunia ingin diwujudkan, maka tingkat kesejahteraan penduduk harus ditingkatkan dan kesenjangan ekonomi perlu diturunkan, salah satunya adalah dengan jumlah pekerjaan.

Fakta kedua, 97% dari total pekerjaan di Indonesia diciptakan oleh usaha mikro kecil menengah (UMKM).Namun masalahnya, 57 juta usaha mikro di Indonesia belum mendapatkan akses pembiayaan modal ke perbankan karena tidak adanya jaminan, pembukuan, maupun riwayat kredit yang dimiliki. Sehingga banyak dari mereka yang harus meminjam dari rentenir dengan bunga yang tinggi bahkan hingga saat ini.

Melihat kedua fakta tersebut, kami melihat usaha mikro memiliki kesempatan yang besar untuk tumbuh dan mampu memperkuat perekonomian Indonesia. Alangkah lebih baik apabila masyarakat bisa berkolaborasi dengan pengusaha mikro untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Salah satunya dengan menyediakan akses pembiayaan modal untuk pengusaha mikro dengan kemudahan, keamanan, dan sesuai dengan kemampuan dari pengusaha mikro tersebut. Selain itu, pendana yang memberikan pembiayaan modal kepada usaha mikro juga akan mendapatkan imbal hasil yang sesuai, bahkan lebih tinggi dari instrumen pendanaan perbankan, seperti tabungan dan deposito.